Sabtu, 06 Agustus 2022

Buku Ajar Perbankan Syariah SMK : Antara Cita dan Realita


                Awal tahun 2019 menjadi tahun bersejarah bagi saya, di mana cita-cita saya sejak kecil untuk menjadi seorang tenaga pendidik bisa terwujud. Dua tahun menjadi seorang staf di balik layar, istilah yang saya gunakan untuk menyebutkan staf Tata Usaha di sekolah memberikan pengalaman dan ilmu yang sangat berarti dan berharga bagi perjalanan karier saya. Januari 2019 saya resmi resign dari SMP Islam Al Azhaar Tulungagung, saya mendapatkan tawaran dari kawan lama saya untuk bergabung di Yayasan keluarganya di mana kala itu Jenjang SMK sedang membutuhkan seorang guru. Awalnya saya agag ragu untuk kembali melamar pekerjaan tersebut, saya mengalami problematika tentang pembagian waktu saya nanti. Keputusan saya berhenti dari pekerjaan sebelumnya itu tak luput dari keinginan saya untuk fokus pada study magister yang sedang saya jalani kala itu. 
             Berbagai pertanyaan saya lontarkan ke kawan lama saya, terlebih tentang kondisi saya saat itu. Rasa bimbang menghantui saya kala itu, di satu sisi saya merasa tertarik akan tawarab tersebut namun di sisi lain bayangan masa lalu kembali menghantui saya. Rasa ketidak percayaan diri akan kemammpuan diri saya dalam membagi waktu antara pekerjaan dan study dan pada akhirnya salah satu harus menjadi korban. Satu bulan saya bergelut dengan fikiran ambigu saya, setelah meminta pertimbangan dari orang tua dan keluarga saya memantapkan hati untuk meng iyakan tawaran tersebut. Saya buat surat lamaran dan segala sesuatu yang berkaitan dengan proses masuk saya di dalam yayasan pendidikan tersebut.  Saya kirimkan semua berkas lewat jasa pengiriman pos. 
Semangat saya dalam mengamalkan ilmu kembali membara, apalagi di SMK tersebut terdapat jurusan Perbankan Syariah yang selinier dengan study yang saya tempuh di tengkat Strata Satu maupun Dua. Besar pula harapan saya untuk di terima di yayasan tersebut agar apapun yang saya pelajari di bangku perkuliahan ini bisa langsung amalkan buat anak didik saya. Pengalaman dan ilmu saya peroleh dalam bekerja menjadi staf Tata Usaha bisa saya aplikasikan di dalam Jurusan Perbankan Syariah terutama yang berkaitan dengan keuangan dan administrasi. Saya menginginkan agar anak didik saya nanti bisa lulus dengan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang luas, memiliki mental siap dalam menghadapi dunia kerja. 
            Dua minggu setelah berkas saya kirimkan, pagi hari saya mendapatkan telp dari Bapak H. Manan yang merupakan MSDM Yayasan Al Khoiriyah dan memberikan informasi bahwa saya di mohon untuk datang di yayasan keesokan hari. Singkat cerita setelah melalui interviw singkat dengan para petinggi yayasan saya di nyatakan lolos bergabung di Yayasan tersebut dan di masuk kan pada jenjang SMK untuk menjadi guru produktif perbankan syariah. Tanpa menunggu lama keesokan harinya, saya sudah mulai aktif dalam mengamalkan ilmu yang telah saya miliki. Bu Linda selaku waka kurikulum memberikan saya jadwal pengajar beserta mata pelajaran yang saya ampu. Pada semester genap ini saya di berikan amanah untuk mengajar mata pelajaran Akuntansi Perbankan Syariah dan juga Ekonomi Makro. 
Bagi saya, mengajar dua mata pelajaran ini menjadi tantangan tersendiri. Apalagi pertama kali menjadi seorang pendidik, tentu pengalaman saya dalam mengajar masih sangatlah minim. Berbagai referensi metode mengajar saya pelajari agar saya mampu untuk menjadi seorang pendidik yang disenangi oleh anak didiknya. Bu Uswatun selaku senior saya dalam mengajar produktif Perbankan Syariah, saya mintai arahan tentang Lembar Kerja Siswa dan buku referensi yang di pakai di sekolah ini. Namun informasi yang saya terima jauh dari angan-angan dan gambaran saya. Dimana selama ini untuk jurusan perbankan syariah sangatlah minim buku LKS dan Buku Paket. Memang sekolah tempat saya mengamalkan ilmu ini masih tergolong sekolah rintisan. 
                 Guru Produktif yang mengajar di Jurusan PS ini, mencari materi sendiri tanpa adanya buku LKS maupun buku paket yang menjadi pegangan dalam mengajar. Melihat kondisi ini muncuk keinginan saya untuk membuat buku pembelajaran produktif perbankan syariah bagi anak-anak SMK. Walaupun untuk mewujudkan keinginan tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan. Saya berusaha untuk membuatkan resuman dari berbagai referensi yang ada tentang materi yang akan saya ajarkan. Selain itu, saya gunakan waktu pada saat kuliah Strata dua untuk mempelajari dan menelaah lebih jauh tentang dunia perbanka  syariah. Tak hayal kalau ada waktu yang memungkinkan saya meminta arahan dari Bapak ibu dosen. 
Enam bulan saya mengajar di SMK, tepatnya pada tahun ajaran baru 2019/2020 saya ditugaskan oleh Bapak Kepala Sekolah untuk mengikuti Pelatihan pengembangan Kurikulum SMK di kota Pahlawan. Pelatihan ini bagi saya sangat berkesan banget bukan hanya ilmu yang saya peroleh selama jalannya pelatihan, namun juga relasi yang saya dapatkan. Saya mulai mengenal para senior pendidik di dunia perbankan dan perbankan syariah tingkat Jawa Timur. Saya berusaha untuk membangun relasi yang sebaik mungkin dengan para senior.  Berawal dari pelatihan ini saya juga di masuk kan di dalam group MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Perbankan Syariah tingkat Jawa Timur. Di mana salah satu kegiatan di MGMP ini yaitu adanya penyusunan buku LKS untuk Jurusan Perbankan Syariah di wilayah Jawa Timur. 
              Kegiatan rutin MGMP saya berusaha untuk menghadirinya walaupun terkadang saya mengeluarkan budget sendiri karena memang di sekolah swasta dan rintisan seperti sekolah tempat saya mengajar ini anggaran masih sangatlah minim. Kali kedua saya mengkuti pertemuan rutin MGMP tepatnya di SMKN I Madiun, di sana kami para tenaga pendidik produktif di bagi dalam beberapa kelompok dimana pada setiap kelompok tersebut di berikan amanah untuk membuat materi manuskrip sesuai dengan  mata pelajaran yang telah di bagi oleh pengurus yang selanjutnya akan di teruskan untuk proses pembuatan LKS jurusan PS. Semangat saya kembali membara kala masuk di dalam kelompok pembuatan tersebut. Saya kerjakan secara maksimal mungkin amanah besar ini. Deadline telah di tentukan oleh pengurus agar buku LKS ini cepat selesai dan segera mungkin dapat dijadikan acuan dalam mengajar. Saya berusaha mungkin untuk tepat waktu dalam mengumpulkan manuskrip bahkan belum batas waktu terakhir pengumpulan saya sudah berhasil menyelesaikan amanah tersebut. 
           Harapan saya ini menjadi langkah awal bagi anak untuk memiliki buku acuan belajar di jurusan PS dan menjadi program jangka pendek saya dalam mewujudkan buku pembelajaran. Tak hanya itu saja keinginan jangka panjang untuk bisa mewujudkan buku pembelajaran secara single tetap menjadi program jangka panjang. Namun apalah artinya keinginan yang kuat tanpa adanya sebuah realisasi untuk mewujudkannya. Masalah klasik menjadi problem terbesar saya dalam mewujudkan itu semua. Hari berganti hari,minggu berganti minggu dan bulan berganti bulan yang sampai pada rencana pertemuan rutin gagal dilaksanakan karena adanya wabah virus covid 19, tindak lanjut dari pembuatan buku LKS itupun juga masih belum ada kepastian. Adanya kondisi seperti itu, saya berisiniatif mewujudkan keinginan saya dalam menyelesaikan buku namun sampai tulisan ini saya tulis dari 12 Bab yang ada sesuai dengan acuan Standar Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar masih 6 Bab yang mampu saya selesaikan untuk satu mata pelajaran. Kegiatan belajar mengajarpun selama 1,5 tahun ini saya tunjang dengan resuman materi pada setiap babnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar