Sabtu, 13 Agustus 2022

Kota - Kota


       Malam Minggu selalu identik dengan malam penuh keromantisan bersama pasangan. Walaupun sejatinya bertemu dengan sang pujaan hati bisa dilakukan di hari lain, namun tetap saja banyak orang yang menyebut malam Minggu sebagai cara untuk mengekspresikan waktu dengan orang tersayang. Malam Minggu merupakan hari untuk istirahat dan refreshing. Banyak orang yang memanfaatkan malam Minggu untuk melepas penat setelah satu Minggu bekerja. Bagi mereka yang masih duduk di bangku sekolah malam Minggu menjadi malam kebebasan. Bebas dari belajar, bebas dari mengerjakan pr, bebas untuk bermain gadget sepuasnya dan tentu bebas dari tidur sore. Bagi mereka yang sudah berkeluarga, malam Minggu digunakan untuk berkumpul dengan keluarga. Bagi para remaja malam Minggu menjadi waktu untuk berkunjung pacar. Tak hayal ketika seseorang sedang tidak mempunyai pasangan alias jomblo malam Minggu menjadi malam yang kelabu. Ketika malam Minggu datang, para jomblo merasa waktu yang menyebalkan. Mau keluar dengan teman, teman² sudah keluar dengan para pasangannya, mau jalan dengan keluarga, keluarga sibuk dengan urusan masing-masing. Menikmati malam Minggu di rumah dengan berbagai kegiatan seperti membaca novel, nonton film menjadi solusi yang tepat bagi para jomblo.
              Banyak sekali kegiatan yang di lakukan pada malam Minggu seperti nonton film di bioskop, ada yang makan malam, berlibur di tempat wisata atau hanya sekedar berjalan-jalan keliling kota pada malam hari. Di tempat wisata dan tempat hiburan harga yang di patok pada malam Minggu relatif lebih mahal dibandingkan dengan hari² efektif. Mereka memperkirakan pada malam Minggu, tingkat pengunjung yang datang mengalami jumlah kenaikan. 
            Istilah kota-kota ini berawal dari kegiatan waktu KKN dulu. Malam Minggu manjadi malam yang paling di tunggu bagi semua anggota KKN Kalidawe 2. Selain di hari ini kita terlepas dari semua jadwal kegiatan, kecuali masak dan bersih-bersih ya. Bagi anggota posko kami malam Minggu menjadi hari spesial. Spesial dalam arti menu makanan yang di sajikan di hari² biasa kami hanya makan dengan lauk sayur, tahu tempe dan kerupuk namun pada malam Minggu ada menu perbaikan gizi, jadi menu yang ada selalu di tambahkan dengan telur atau berbagai jenis ikan. Letak posko yang jauh dari pusat kota membawa kenangan tersendiri bagi kami. Pada malam Minggu, kami selalu pergi ke sebuah desa yang menjadi kotanya Kecamatan Pucanglaban. Dari sinilah istilah " Kota-kota " berawal. Bisa di pastikan selama menjalani program KKN, setiap malam Minggu, banyak anggota posko yang selalu pergi kota-kota.
           Membeli bahan kebutuhan sehari-hari menjadi tujuan utama kami atau hanya sekedar jalan-jalan malam untuk untuk menikmati emangkok mie ayam dan berbagai jenis gorengan. Di desa tempat kami menjalani program ini memang sangat sedikit orang yang menjual kebutuhan sehari-hari secara lengkap begitupun dengan para penjual makanan siap saji yang masih sangat jarang. Jarak yang kami tempuh untuk kota² sekitar 8 sampai 9 km dengan melewati hutan belantara dan kondisi jalan yang terjal.

1 komentar: