Kamis, 29 Februari 2024

Aedes Aegypti

             Demam Berdarah dengue atau biasa dikenal dengan istailah DBD merupakan salah satu penyakit demam serius yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti yang menyerang sistem peredaran darah manusia. Penyakit ini bisa lebih serius jika seseorang tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Keterlambatan dalam penanganan akan memperbesar resiko dampak buruk hingga kematian. DBD bisa menjangkit seseorang yang telah mendapatkan gigitan dari nyamuk betina aedes aegypti. Nyamuk tersebut membawa virus pemicu berasal dari keluarga Flaviviridae dengan empat jenis virus yang dikenal dengan serotipe. Serotipe tersebut bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk. Virus kemudian mengambil alih mekanisme sel² tubuh seseorang. 
            Virus DENV yang dibawa oleh nyamuk betina memiliki masa inkubasi seminggu. Periode inilah waktu seseorang merasakan gejala² yang membuat tubuh sangat tidak nyaman. Menurut Kementerian Kesehatan, gejala umum DBD adalah demam yang tinggi sepanjang hari. Demam yang dirasakan tidak seperti demam pada umumnya, suhu badan yang terus naik disertai beberapa rasa nyeri pada sejumlah bagian tubuh terutama kepala dan punggung. Selain itu gejala umum yang dirasakan oleh seseorang penderita DBD seperti mual dan muntah, turunnya trombosit, nyeri otot dan tulang, nyeri pada bagian belakang mata, pembekakak kelenjar, munculnya bintik merah di kulit. Fase demam terjadi selama 2 sampai 7 hari, sementara fase kritis DBD berlangsung selama 24 sampai 48 jam setelahnya. 
               Perubahan Musim yang tidak menentu berpengaruh pada tingkat imun seseorang. Sudah hampir satu bulan cuaca tidak menentu. Pagi hingga siang panas sore hari hujan turun. Satu hari hujan, keesokan harinya panas. Hal ini disinyalir menjadi salah satu faktor resiko penularan virus dengue. Pada bulan februari, terjadi peningkatan jumlah orang yang terjangkit DBD. Di beberapa kota yang ada di wilayah Jatim, kasus DBD juga mengalami peningkatan seperti di wilayah  Tulungagung dan Kediri. Empat sampai 10 kasus menyebabkan pasien meninggal dunia. Bahkan beberapa pekan yang lalu disalah satu Rumah Sakit yang ada di Kota kediri, dipenuhi pasien yang terjangkit DBD. Mayoritas virus dengue ini terjadi pada anak² di bawah umur 15 tahun, para lansia dan orang yang memiliki kekurangan sistem kekebalan tubuh. 
           Berbagai upaya pencegahan bisa dilakukan agar terhindar dari DBD seperti menguras bak mandi seminggu sekali, rutin membersihkan wadah penampung air, pasang kasa dan kelambu nyamuk, mengurangi penumpukan dan gantungan baju yang terlalu lama, menggunakan lotion atau krim anti nyamuk, fogging, memangkas dan membersihkan tanaman liar disekitar pekarangan rumah, hiasi rumah dengan tanaman anti nyamuk alami, dan yang paling utama yaitu selalu menjaga daya tahan tubuh kita. 
Bismillah semoga kita semua terhindar dari berbagai macam penyakit. Aamiin Aamiin Yarobbal ngalamin....🤲🤲🤲🤲

Rabu, 28 Februari 2024

I started to realize my dream as a writer

             Membaca sudah menjadi hobi saya sejak lama. Wabil khusus membaca novel bergenre romance islami. Rela puasa agar bisa menyewa novel. Pernah suatu hari rela antri lama untuk bisa pinjam novel di Perpusda Tulungagung. Hal ini berbanding terbalik dengan kemampuanku dalam menulis. Suatu ketika saat masih duduk di bangku putih abu², pernah mencoba membuat cerpen namun lagi dan lagi di tengah² menulis cerita macet ide. Cerita ini mau lanjut kemana. Setelah itu tidak pernah mencoba kembali untuk menulis cerita fiksi. 
        Hampir kurang lebih sekitar 6 tahun tidak mencoba menulis hanya terus membaca, Allah memberi saya kesempatan untuk belajar menulis tepatnya ketika saya bekerja di salah satu SMP Swasta yang ada di Kabupaten Tulungagung. Di tempat saya bekerja ini Ibu Kepada Sekolahnya merupakan seorang penulis. Semua tenaga pendidik diberikan kesempatan untuk belajar menulis. Sering kali diikutkan kelas² kepenulisan. 
           Kota Pahlawan menjadi salah satu kota impian saya untuk melanjutkan pendidikan. Walaupun realitanya hal tersebut tidak bisa terwujud karena ibu yang tidak meridhoi saya untuk melanjutkan pendidikan di luar kota. Satu impian pupus tidak mengurangi semangat saya untuk bisa menempuh pendidikan di kota Pahlawan. Di kota ini saya mendapatkan kesempatan untuk belajar menulis melalui Gerakan Guru Menulis yang diselenggarakan oleh Tim Media Guru. Tepatnya pada tanggal 24 September 2017. 4 bulan setelah saya mulai bekerja. Mengetahui hobi saya membaca Ibu KS mengajak saya untuk mengikuti acara Pameran dan Bedag Buku oleh 11 Alumni Media Guru. Beliau berharap kedepannya saya bisa belajar untuk menulis suatu karya.
           Kesempatan ini tentu tidak saya sia² kan. Sekitar 4 jam lebih saya mengikuti serangkaian acara yang diselenggaran di BG Juction tentu banyak sekali ilmu dan tips² bagaimana bisa menghasilkan suatu karya bagi penulis pemula. Ilmu saja tentu tidak cukup, harus sering² praktik menulis agar impian itu bisa berbuah nyata. Berawal dari acara ini sedikit demi sedikit mencoba kembali untuk menulis walaupun awal² nya hanya menulis 1 sampai 2 paragraf. Menulis dari apa yang dilihat, di rasakan, dari kisah sahabat, anak didik dll. Mulai Pd untuk mengikuti menulis buku antologi.  
            

Minggu, 25 Februari 2024

Punahnya Bahasa Jawa Krama

             Negara Indonesia memiliki keanekaragaman suku budaya, adat istiadat dan kekayaan bahasa yang beranekaragam. Kekayaan ini apabila bisa menyatu akan muncul sebuah keindahan. Bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa dari keanekaragaman bahasa yang ada di Negara Indonesia. Bahasa Jawa merupakan bahasa dengan penutur terbanyak di Indonesia. Sebuah bahasa yang digunakan oleh suku jawa yang wilayahnya meliputi Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur. Bahasa Jawa merupakan sebuah bahasa daerah yang mana di dalamnya mengenal tingkatan bahasa berdasarkan tata kramanya sendiri. Bagi yang masih baru belajar tingkatan ini cukup membingungkan karena masing-masing tingkatan ini ditujukan untuk pengguna tertentu. Perbedaan tingkat ini yang digunakan untuk penghormatan kepada orang lain yang statusnya lebih tinggi.
               Terdapat tiga tingkatan dalam bahasa Jawa. Tingkatan Pertama yait krama inggil. Krama inggil merupakan sebuah tingkatan tertinggi di dalam hierarki Bahasa Jawa. Tingkatan ini dipakai ketika berbicara dengan orang yang lebih tua atau orang yang harus di hormati. Pada zaman dahulu, krama inggil digunakan oleh kalangan priyayi atau keluarga keraton yang sangat dihormati. Pada kalangan biasa krama inggil digunakan untuk berbicara dengan orang tua atau orang yang memiliki status lebih tinggi. Tingkatan  Kedua di dalam bahasa Jawa yaitu Madya. Tingkatan ini biasa dikenal dengan Ngoko Alus. Madya atau ngoko alus merupakan percanpuran kromo inggil dengan ngoko sehingga di dalam tingkatan ini terdapat beberapa kata ngoko dan beberapa kata kromo. Tingkatan bahasa ini dipakai untuk berbicara dengan orang yang sudah akrab atau dengan orang yang lebih muda, orang tua, tetapi sangat akrab sekali, ngobrol bersama orang lain yang sangat dihormati. Misalnya istri kepada suami. Tingkatan Ketiga di dalam Bahasa Jawa yaitu Ngoko. Tingkatan ini merupakan tingkatan terendah di dalam hierarki Bahasa Jawa. Tingkatan ini digunakan oleh orang yang status sosialnya sama atau dari yang tinggi ke rendah. Misalnya orang tua kepada anaknya, sesama teman yang seumuran. 
                  Bahasa Jawa yang memiliki lebih dari 80 juta penutur, saat ini termasuk bahasa yang memiliki kecenderungan sebagai bahasa yang rentan akan punah terutama pada pada sub sistem Bahasa Jawa Ragam Krama. Di zaman yang Modern seperti saat ini, bahasa yang harus dikuasai oleh seorang anak yaitu Bahasa Nasional dan Bahasa Internasional. Orang Tua masa kini tidak memikirkan berapapun biaya yang dikeluarkan agar si anak bisa menguasai Bahasa Internasional. Hal ini karena para orang tua percaya bahwa Bahasa Internasional dapat memberikan peluang lebih baik untuk kedepannya. Saat ini, sangat sedikit sekali orang tua yang menggunakan Bahasa Jawa dalam komunikasi sehari-hari. Anak sekarang yang fasih Bahasa Jawa Krama hanya sebatas kata Enggeh dan Mboten. Hal ini disebabkan karena motivasi mempelajari Bahasa Jawa dengan sungguh-sungguh sangatlah rendah. Anak yang fasih Bahasa Jawa dianggap culun dan tidak gaul. Hal ini yang menjadi salah satu penyebab rendahnya motivasi mempelajari Bahasa Jawa. Anak mempelajari Bahasa Jawa hanya sebatas  adanya kewajiban di sekolah yang mana Bahasa Jawa masuk pada kurikulum sebagai mata pelajaran Muatan Lokal. 

Sabtu, 24 Februari 2024

Not just a fictional story but a true story

                                   Bergelut di bidang pendidikan menuntutku untuk mengerti dan memahami sifat dan karakter dari Peserta Didik. 7 tahun bukan waktu yang singkat untuk belajar memahami sifat dan karakter dari peserta didik. 5 tahun menjadi seorang wali kelas dan ketua jurusan tentu peranku lebih double lagi. Tugasku tidak hanya sekedar sebatas memberikan ilmu pengetahuan, namun juga melihat dan memantau perkembangan dari peserta didik mulai dari nilai, perilaku dll. Sudah tidak asing lagi di sekolah tempat saya mengabdi, anak-anak setelah menjalankan program Prakerin selalu terjadi perubahan mulai dari ketertiban, perilaku, semangat belajar dimana semua itu akan berakibat pada Penilaian Akademiknya. Saya bersama wali kelas di Jurusan yang sama selalu berusaha mencari penyebab perubahan pada peserta didik yang kemudian kita sama² untuk memecahkan dan mencari solusi dari permasalahan tersebut. Tahun 2020 prakerin berjalan dengan lancar dan tidak ada permasalahan pasca prakerin. Namun 2 bulan setelahnya baru muncul, ada salah satu anak yang masuknya sudah tidak tertib lagi sering terlambat, di kelas tidak memperhatikan guru yang menjelaskan, kalau di suruh ngerjakan malas padahal selama ini anak ini tergolong anak yang disiplin dan pintar. 
                     Bersama wali kelasnya dia tergolong anak yang tertutup. Tidak mau menjelaskan problem apa yang dia alami yang berakibat pada menurunnya semangat belajar. Disela-sela jam ngajar anak ini saya panggil. Saya ajak ngobrol face to face kenapa perilaku dia selama ini berubah. Sedikit demi sedikit saya ulas cerita dari dia. Sebisa mungkin di posisi seperti ini saya berubah peran menjadi teman curhat dia. Akhirnya anak ini mengaku sedang ada sedikit masalah di keluarga dia. Namun yang saya tangkap apa yang dia ceritakan itu hanya fiktif belaka. Di hari itu saya hanya memberikan sedikit wejangan agar dia bisa kembali menjalankan aktifitas di sekolah dengan tertib. Beberapa hari setelah saya panggil anak ini sudah kembali belajar di sekolah seperti sedia kala sampai pada saat kenaikan kelas.
                 Naik di kelas 12 anak ini menjadi catatan tersendiri bagi saya. 1 bulan sebelum Penilaian Akhir Semester Ganjil, si anak ini kembali ke problem sebelumnya. Sekolah datangnya siang², tidak semangat lagi dalam belajar. Mengetahui hal tersebut si anak ini kembali saya ajak ngobrol. Akhirnya anak ini mengaku dia malas sekolah karena habis melihat tetangganya menikah. Ketika saya tanya dia apa memiliki pacar jawabnya tidak namun ngefans sama seseorang namun dia tidak mau untuk pacaran. Mengingat waktu bagi peserta didik kelas 12 itu yang relatif sangat singkat. Beberapa wejangan, motivasi, semangat saya berikan ke dia agar mampu menyelesaikan studinya ini yang hanya tinggal hitungan bulan. 
                  Di tahun ajaran baru sekolah saya terdapat 2 guru baru laki-laki yang mana satunya sudah menikah dan yang satu masih Lajang. Saya tergolong salah satu orang yang akrab dengan para rekan kerja yang baru. Sering kami sharing perihal beberapa hal mulai dari urusan sekolah sampai urusan pribadi. Setelah Lebaran Idul Fitri saya dikejutkan dengan unggahan story wa guru baru tdi yang lagi proses lamaran dengan seorang perempuan yang tak lain merupakan murid saya tadi. Disaat yang sama memang untuk kelas 12 sudah menyelesaikan Berbagai macam ujian. Tinggal menunggu kelulusan dan wisuda. Seketika saya chat si bapak guru tadi "Loch pak jenengan suul adab melamar anak orang tanpa izin ke mboke terlebih dahulu😄😄". Tak lama si bapak itu balesi "la gimana lagi bu udh sama² suka ya langsung tak lamar. Ke esokan harinya di sekolah saya introgasi itu bapak gimana awal mulanya sampai sejauh ini. Beliau bilang setelah masuk di sekolah dan mengajar di kelas 12 Ps ketemu dengan anak tadi langsung ada ketertarikan.
                  Sampai suatu hari mereka chatingan dan si bapak ini datang ke rumah si murid tadi. Saya tanya berarti orang yang selama ini di idolakan oleh murid si A tadi jenengan. Beliau jawab iya. Disaat yang sama beliau meminta restu dan do'a menuju hari H yang Insya Allah dilaksanakan setelah berlangsungnya wisuda. Kedekatan antara murid dengan bapak guru sudah berlangsung sekitar 8 bulan lebih walaupun masih secara sembunyi-sembunyi dari warga sekolah. Sampai akhirnya si bapak tadi secara resmi melamar dan mempublikasikan hubungan mereka. Bagi saya cerita antara murid dan guru ini sungguh sangat menarik. Saya yang biasanya hanya menjumpai cerita² seperti itu di novel dan film kini dikehidupan nyata pun juga ada. Menyaksikan mereka duduk dipelaminan rasanya seperti mimpi tapi nyata. Kalau sudah ditakdirkan berjodoh tentu kita tidak tau dari mana dan dengan siapa kita berjodoh.

Malam Penuh Berkah

                      Malam Nisfu Sya'ban merupakan salah satu dari lima malam yang sangat mustajab untuk berdo'a.  Malam Nisfu Sya'ban adalah hari dimana buku catatan seseorang Muslim selama satu tahun diangkat ke langit dan diganti dengan buku catatan yang baru. Selain itu, Malam Nisfu Sya'ban sebagai malam dibukanya 300 pintu Rahmad dan pintu ampunan oleh Allah SWT untuk manusia. Di dalam Islam, Malam Nisfu Sya'ban memiliki makna yang sangat mendalam. Pada Malam ini Umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan berdo'a, membaca istighfar, sholawat dan juga bersedekah dan puasa disiang pada tanggal 15 sya'ban. Malam Nisfu Sya'ban sebagai momentum bagi Umat Islam untuk kembali meningkatkan amalan dan ibadah menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang tinggal setengah bulan lagi. 
                Malam Nisfu Sya'ban di peringati setiap tanggal 15 Sya'ban. Pada tahun 2024, Malam Nisfu Sya'ban jatuh pada hari Sabtu 24 Februari 20244 setelah magrib hingga minggu tanggal 25 februari 2024 sebelum waktu subuh. Amalan - amalan yang dianjurkan oleh para Ulama pada Malam Nisfu Sya'ban seperti Memperbanyak ibadah sholat Sunnah seperti Sholat Tahajud dan Witir, Membaca Al Qur'an atau membaca Surat Yasin 3 kali (Surat Yasin yang pertama dibaca untuk memohon panjang umur yang barakah dan ketaatan serta dapat istiqamah kepada Allah SWT, Surat Yasin yang kedua untuk memohon dijauhkan dari segala musibah, fitnah, bala atau marabahaya lahir dan batin, Serta Surat Yasin yang ketiga untuk memohon kaya hati yang langsung dari Allah), Memperbanyak do'a dan Dzikir terutama shalawat dan istighfar, Puasa pada tanggal 15 Sya'ban.
                 Keutamaan Malam Nisfu Sya'ban yang telah dijelaskan dalam beberapa hadits sebagai berikut:
Pertama Lailatul Mubaarokah (Malam Keberkahan). Pada malam pertengahan bulan sya'ban Allah memerintahkan malaikat untuk turun ke langit dunia dan menebarkan kebaikan pada manusia. Pada malam ini jarak antara manusia dan para malaikat sangatlah dekat. Kedekatan inilah yang menjadi keberkahan sendiri yang hanya diberikan kepada Umat Nabi Muhammad.
Kedua malam pembagian takdir. Pada malam ini malaikat turun untuk membagi keberkahan dan kebaikan serta menentukan takdir kepada semua manusia, mulai dari rezeki, jodoh, mulia, hina, pangkat dll. 
Ketiga Lailatul Tafqir (Malam dihapusnya Do'a). Pada malam ini Allah mengampuni semua dosa - dosa hamba -Nya selama satu tahun terhitung sejak malam tersebut hingga malam pertengahan bulan sya'ban berikutnya.
Keempat Lailatul Ijabah (Malam dikabulkannya Do'a). Pada malam ini Allah akan menerima semua doa yang dipanjatkan oleh hamba - Nya. 
Kelima malam kehidupan (al hayat). Orang yang beribadah kepada Allah pada malam pertengahan bulan Sya'ban, maka Dia tidak akan mematikan hati hamba-Nya ketika hati semua manusia mati. Artinya ketika semua makhluk senang akan dunia dan lupa akan akhirat, maka Allah tidak akan membiarkan orang yang beribadah pada malam tersebut turut terlena dengan dunia. 
Keenam Lailatul Iedil Malaaikah (Malam Hari Raya Malaikat). Jika manusia memilik dua hari Agung yang selalu dirayakan setiap tahunnya yaitu Hari Raya Idul Fitri dab Hari Raya Idul Adha, maka malaikat juga memiliki dua hari raya yang selalu mereka rayakan dalam setiap tahunnya yaitu Malam Pertengahan bulan Sya'ban dan malam Lailatul Qadar.
Ketujuh Lailatul Syafa'ah (Malam penuh Syafa'at). Malam ini menjadi malam yang penuh pertolongan dan Syafaat dari Allah SWT. 
Semoga Buku Catatan amal kita semua berikutnya bisa lebih baik dan lebih indah lagi. Aamiin Aamiin YRA...

Kamis, 22 Februari 2024

Letters For My Boss

                      Angka Satu merupakan angka pertama dari sekian banyaknya angka yang ada. Satu selalu identik dengan di depan, pertama, di awal, di muka dan lain sebagainya. Beragam kisah yang berkesan dan bahkan sangat berkesan ketika kisah cerita itu yang pertama. Bahagia, suka, suka, gembira, kecewa, sedih bahkan sampai hal yang sangat memilukan pun apabila itu terjadi di awal selalu memiliki sebuah kesan yang sangat bermakna. Kisah pertamalah yang selalu memberikan sebuah pembelajaran yang begitu sangat berharga bagi mereka yang mengalaminya. Pertama menjadi salah satu acuan untuk menentukan langkah ke depan. Kesalahan, kegagalan, dan segala bentuk kekurangan di awal menjadi gambaran untuk berubah dan belajar untuk menjadi lebih baik seperti halnya merubah energi negatif ke energi positif. Proses yang panjang dan tidak mudah dalam merubah menjadi lebih baik. Step demi step di lalui agar segala bentuk kekurangan yang telah di lakukan di awal jangan sampai terulang kembali. 
                         Ada sebuah ucapan dari banyak orang ketika baru lulus kuliah Selamat atas kelulusan anda dan selamat masuki dunia yang sebenarnya. Dunia yang sebenarnya disini memiliki banyak arti dan makna. Ada yang memaknainya setelah seseorang lulus itu mau kemana. Apakah Mau bekerja, berumah tangga, membantu orang tua, atau mau melanjutkan study lagi. Semua ini tentu targantung pada setiap individu yang menjalaninya. Bagi penulis memaknai dunia yang sebenarnya itu lebih pada profesi apa yang nanti akan kita jalani setelah lulus kuliah. Banyak sekali kejadian di mana realita tidak sebanding dengan ekspektasi. Semisal, Sewaktu kuliah kita memiliki rencana ingin menjadi A tapi setelah lulus tidak bisa mendapatkan apa yang telah kita rencanakan. 
              Pertengahan tahun 2017 menjadi Start bagi saya dalam memasuki dunia baru dalam mengamalkan ilmu yang sudah saya dapat di bangku perkuliahan. Apakah profesi saya sesuai yang saya rencanakan dahulu tentu tidak. Saya kuliah S1 mengambil konsentrasi Perbankan Syariah namun saya mendapatkan pekerjaan pertama sebagai seorang staf tata usaha di salah satu sekolah swasta di kota marmer. Dunia pekerjaan tentu jauh berbeda dengan dunia pendidikan. Kedisiplinan, tepat waktu, tanggung jawab, dan yang paling penting memiliki mental yang sangat tangguh, mengutamakan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi menjadi suatu hal yang wajib di miliki oleh seseorang ketika memasuki dunia kerja. Sejak awal saya dinyatakan di terima sebagai staf tata usaha, Ibu Kepala sekolah sudah memberitahu bahwa pekerjaan TU itu banyak, siap bekerja dengan tim dan mampu bekerja dalam tekanan. Proses saya masuk di sekolah ini lumayan lebih mudah, tanpa ada tes maupun segala bentuk seleksi lainnya. Hari ini dinyatakan diterima besok sudah mulai bekerja. 
                       Di kota Marmer, sekolah tempat saya mengamalkan ilmu ini tergolong sebagai sekolah yang sudah maju walaupun statusnya swasta. Jumlah muridnya sudah mencapai hampir 500 siswa. Namun hanya ada dua staf tata usaha. Satu di amanahkan Dapodik  dan satunya Bos. Namun saat saya masuk untuk admin dapodik ini sekaligus menghandle admin umum, sedangkan untuk admin bos ini di handle oleh salah satu guru mata pelajaran. Tempat tinggal yang jauh menjadi alasan admin dapodik mengundurkan diri dari sekolah dan ini yang nantinya akan saya gantikan. Saya mulai bekerja berbarengan dengan berakhirnya semester genap di tahun ajaran. Hal ini menandakan saat itu juga lagi banyak sekali pekerjaan² yang harus saya kerjakan dengan posisi saya masih terbilang karyawan baru. 
                    Dua Minggu saya menjalani serangkaian observasi, SK dari kepala sekolah turun. Saya yang awalnya di amanahkan untuk menjadi admin umum dan dapodik berubah di amanahkan untuk menjadi admin bos dan umum dengan pertimbangan saya lulusan Sarjana Ekonomi. 
Dua minggu kerja saya di tuntut untuk membuat Rekapan Daftar Ulang siswa yang naik di kelas VIII dan IX. Bagi saya hal ini sangat baru, tidak ada arahan yang jelas dari senior mengenai pembuatan rincian daftar ulang ini. Sibuk menjadi alasan senior tatkala memberikan sedikit arahan ke saya. Jam 8 pagi saya di berikan pekerjaan itu jam 4 sore rekapan harus sudah selesai dan dengan kondisi saya yang masih belum faham sama sekali. Alhasil saya mengerjakan dengan perasaan panik, takut dan bingung. Mengerjakan dengan terburu-buru dan sefaham saya. Padahal menurut saya hal ini seharusnya dikerjakan dengan penuh kecermatan dan penuh ketelitian. Satu minggu setelah rekapan saya buat, saya di panggil oleh Yayasan yang memberitahu tentang adanya kesalahan rekapan yang saya buat dimana kesalahan yang saya lakukan kala itu bisa dibilang fatal. Jumlah yang saya cantumkan di rekapan itu kurang sekitar 400 ribu. Disaat yang sama sudah ada beberapa wali murid yang membayar. 
                     Banyaknya Cacian, hinaan dari berbagai pihak tentang kesalahan yang saya lakukan serta banyaknya argumen-argumen yang sangat kurang enak di dengar. Ibu kepala sekolah menjadi satu - satunya orang yang masih mempercayakan saya dan menguatkan saya pada saat itu. Syukur Alhamdulillah yayasan tidak menyuruh saya untuk mengganti kerugian yang ditanggung atas kesalahan yang saya lakukan. Mengemban amanah di bidang keuangan tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan mental yang sangat kuat. Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan dan tahun pun juga berganti namun ujian, tantangan dan berbagai macam problematika di dunia kerja silih berganti. 
                  Akhir tahun 2018, saya mengundurkan diri dari pekerjaan. Kecewa sudah pasti ibu KS rasakan terhadap sebuah keputusan yang saya ambil. Namun saya juga manusia biasa yang memiliki titik lemah, saya hanya mencari tempat ternyaman dalam mengamalkan ilmu. Satu hal yang sangat saya syukuri selama bekerja yaitu bertemu sosok Ibu KS yang mengajarkan saya arti kerja keras, kerja cerdas, disiplin, satu wejangan yang beliau berikan “mengalah bukan berarti kita kalah namun, disitulah letak kemenangan kita”. Beliau yang mengajarkan saya betapa pentingnya membagi waktu dan fikiran, kekhidmatan beliau dalam sebuah yayasan tidak bisa diragukan kembagi. Beliau laksana lentera yang menerangi saya di kala gelapnya dunia kerja. Walaupun kini secara fisik kami sudah berjauhan namun, dalam setiap mu munajatku, selalu kulantunkan semoga beliau diberikan panjang umur, kesehatan, serta dimudahkan dalam semua urusannya. Beliau tidak hanya seorang atasan melainkan sudah seperti ibu bagi saya.

                   

Tradisi Megengan Menjelang Bulan Suci Ramadhan

                    Megengan merupakan Salah satu Kearifan budaya lokal masyarakat Indonesia menjelang datangnya bulan Suci Ramadhan. Tradisi megengan dilakukan oleh masyarakat Jawa untuk menyambut Datangnya Bulan yang Penuh dengan Keberkahan.Tradisi ini digelar untuk mengingatkan masyarakat akan datangnya bulan Suci Ramadhan. Dimana seluruh Umat Islam di wajibkan untuk melaksanakan ibadah puasa. Dalam menjalankannya, Umat Islam diminta untuk menahan segala bentuk perbuatan yang membatalkan dan menggugurkan ibadah puasa. Selametan Megengan juga sebagai wujud permohonan maaf bagi sesama. Permohonan maaf dalam tradisi Jawa disimbolkan dengan Kue Apem. Istilah Apem diambil dari kata Ngafwan atau Ngafwun yang berarti permohonan maaf. Tradisi selametan megengan merupakan akulturasi Budaya Jawa dan Budaya Islam yang dilakukan oleh Walisongo saat menyebarkan Ajaran Islam di Tanah Jawa. 
                Selametan Megengan biasanya digelar pada minggu² terakhir bulan Sya'ban. Rasa Syukur dalam menyambut Bulan yang Penuh dengan Keberkahan ini diwujudkan dengan makanan yang dibuat oleh masyarakat yang kemudian dibagikan kepada orang² yang tinggal disekelilingnya. Pada Zaman dulu selametan megengan ini dilakukan oleh masyarakat di rumah masing² secara bergantian. Makanan yang disajikan pun masih sangat lengkap biasa dikenal dengan istilah Ambengan. Isi dari Ambeng seperti Seekor  Ayam yang di masak Ingkung, sambal goreng, Serundeng yang di campur dengan gorengan kacang tanah, Apem, mie dan tak lupa nasi putih dan nasi gurih. Semua masakan dibuat sendiri oleh tuan rumah, terutama Apem. Orang dahulu dalam Pembuatan kue apem memiliki suatu aturan yang harus dilakukan yaitu pembuat kue apem harus orang tua yang telah mengalami menopause atau telah berakhir masa menstruasi. Anak muda boleh membuat apem asalkan tidak di masa Menstruasi. Tak hanya itu saja, sebelum memulai memasak nasi masyarakat membakar apem dan bunga tujuh rupa. Setelah semua masakan matang, Tuan rumah mengundang para tetangga dan sanak keluarga untuk Genduren bersama yang dipimpin oleh sesepuh Lingkungan tempat tinggal. Setelah pembacaan do'a selesai, Ambengan dibagikan kepada para tamu undangan yang datang. Namun tradisi ini semakin hari sudah mulai luntur.
               Masyarakat sekarang melaksanakan tradisi selametan megengan secara massal  di masjid, mushola, langgar, majlis - majlis maupun instansi- instansi. Masakan yang disajikan pun relatif lebih simpel. Seperti Ayam goreng, sambal goreng, mie, apem, nasi putih. Nasi yang disajikan tanpa adanya nasi gurih. Selain itu makanan² yang digunakan tidak semua masakan sendiri. Begitupun dengan kue apem. Menjelang datangnya Bulan Ramadhan banyak sekali pedagang² kagetan yang menjual kue apem. Sebelum melaksanakan tradisi selametan megengan, masyarakat akan datang ke mak untuk berdo'a dan menabur bunga atau biasa dikenal dengan istilah Nyekar. 

Rabu, 21 Februari 2024

Sepenggal Kisah di Kota Tahu

                 Praktek Kerja Industri atau bias dikenal dengan sebutan Prakerin merupakan suatu kegiatan wajib yang harus dilaksanakan oleh semua Peserta Didik di Bangku Sekolah Menengah Kejuruan. Kegiatan Prakerin meliputi pendidikan, pelatihan dan pembelajaran bagi Peserta Didik SMK yang dilakukan di dunia usaha atau industri yang berkaitan dengan kompetensi Peserta Didik sesuai dengan bidang yang digelutinya. Pada umumnya tujuan melaksanakan prakerin ini sebagai wujud untuk meningkatkan kemampuan peserta didik sesuai dengan bidangnya masing². Program ini dilaksanakan agar siswa  siap untuk bekerja di lapangan setelah lulus sekolah.  Sesuai dengan motto SMK : SMK Bisa, SMK Hebat, Siap Bekerja, Santun, Mandiri dan Kreatif. Pada saat prakerin para peserta didik mempraktikkan teori yang sudah di pelajari disekolah.
              Tahun 2019 tepatnya bulan pada bulan Agustus Tim Prakerin SMK Al Khoiriyah mulai mendata dunia industri mana saja yang akan ditempati bagi peserta didik. Mulai mengecek MOU dengan pihak dudi apakah masih berlaku atau tidak. Namun dari ketiga jurusan yang ada hanya jurusan Perbankan Syariah yang MOU nya sudah habis. Alhasil kami pihak tim prakerin mulai membuat kembali MOU dg Mitra dunia usaha. Beberapa dudi kami datangi untuk memperpanjang MOU namun, semua dari beberapa dudi yang kami datangi ternyata jadwal untuk prakerin tahun ini sudah full berbarengan dengan sekolah lain dan universitas terpaksa kami pun tidak bisa memperpanjang MOU. Rasa pusing menghantui kami harus mencari kemana lagi tempat untuk prakerin anak².  
             Beberapa hari kami mencari, salah satu teman kami teringat bahwa beliau punya teman lama yang bekerja di Bank Muamalat Kc. Kediri. Seketika langsung di wa menanyakan perihal program prakerin di Bank Muamalat kediri. Alhamdulillah mendapatkan respon yang baik dan cepat kami disuruh untuk mengirimkan surat permohonan prakerin dan mengantarkannya langsung ke kantor. Ke esokan harinya perwakilan dari kami datang ke Kantor Bank Muamalat. Kabar baik langsung kami dapatkan di hari itu juga bahwasannya sekolah kami di perbolehkan untuk melaksanakan prakerin di bank tersebut 2 minggu setelah kabar baik kami dapatkan.
               Koordinasi dg wali murid dan Yayasan telah kami lakukan, Izin pun telah kami kantongi. Namun, satu hal yang menjadi tantangan prakerin tahun itu, bahwasannya 5 sekawan harus melaksanakan prakerin jauh dari tempat tinggalnya. Bisa tidak bisa mereka harus tinggal di kos²an selama berlangsungnya prakerin. Tempat kos sudah dicarikan oleh pihak sekolah, letaknya tidak jauh dari bank muamalah sekitar 200 meter. Letaknya juga sangat stategis. Anak – anak bisa tidak bisa harus belajar mandiri jauh dari orang tua, guru, teman dan saudara. Menyiapkan keperluan sehari² sendiri. Mulai dari bangun tidur sampai mau tidur kembali. Biasanya ketika di rumah maupun di pondok mereka hanya menyiapkan diri ketika mau berangkat ke sekolah. Segala sesuatu yang mereka butuhkan sudah disiapkan. Kekhawatiranpun muncul tidak hanya dari para wali murid, namun bagi kami para bapak ibu guru di sekolah khususnya saya wali kelas, Apalagi beberapa diantara mereka sudah memiliki pacar. Tapi saya selalu berusaha untuk berfikir positif anak² akan baik² saja mereka bisa menjaga diri mereka sendiri walaupun tinggal jauh dari kami. Beberapa kali saya datang dan menginap di kos²an mereka tanpa memberi kabar terlebih dahulu dg maksud ingin memantau kehidupan mereka selama tinggal jauh dari kami. Alhamdulillah 4 bulan melaksanakan prakerin di kota tahu bisa berjalan dengan lancar. Kendala dan problem selama berlangsungnya prakerin tentu tetap ada namun hal ini masih tergolong hal yang wajar.

Sabtu, 17 Februari 2024

Senja di Cafe 7 Bintang

            Coffe Shop (cafe) salah satu tempat minum kopi dengan berbagai suasana yang sangat disukai oleh berbagai macam kalangan anak muda hingga orang tua. Berbagai menu ditawarkan untuk menarik para pelanggan. Tak hanya banyaknya menu yang di tawarkan, namun banyaknya fasilitas yang di berikan seperti live music, dekorasi serta konsep tempat yang estetik sehingga cocok dg selera kaum milenial untuk menuhi story mereka. Saat ini, di Kota Marmer kedai kopi menjamur dengan sangat pesat. Hal ini terjadi  karena masyarakat memilih cafe sebagai tempat berkumpul bersama teman, pacar, keluarga, mengurus bisnis dan berbagai macam kegiatan lain yang bisa di kerjakan sambil nongkrong. Banyaknya tempat yang disulap menjadi cafe terutama di daerah pegunungan yang notabennya memiliki keindahan alam yang luar biasa indah. Salah satunya cafe 7 bintang. 
             Cafe ini berlokasi di Area bukit, Campurdarat Kec. Campurdarat, Kab. Tulungagung. Cafe 7 bintang memiliki keunikan daya tarik tersendiri dalam mengusung konsep, tempat yang luas, tempat duduk yang banyak pilihan seperti bangku biasa, gazebo selain itu pengunjung juga bisa memilih tempat duduk di area indor maupun outdor sehingga pengunjung tetap merasa nyaman walaupun hujan turun. Fasilitas yang disediakan di cafe ini juga tergolong lengkap mulai dari mushola, toilet yang bersih, tempat parkir yang luas dan juga panggung yang digunakan untuk live music pada weekend maupun hari besar lainnya.  Menu yang ditawarkan juga sangat beragam sesuai dg lidah anak muda hingga orang tua dg harga yang relatif murah. Cafe ini buka mulai pukul 08.00 sampai pukul 22.00. 
                Suasana siang, sore maupun malam sungguh sangat cantik. Saat siang para pengunjung disuguhkan dg view langit biru nan cerah dari atas ketinggian dengan semilirnya angin yang sangat sepoi-sepoi. Di sore hari para pengunjung bisa melihat matahari terbenam yang memberikan warna jingga yang sangat cantik di langit yang berbadu dengan hijaunya pepohonan. Pada malam hari para pengunjung disuguhkan view lautan lampu di pusat kota dari atas ketinggian. Suasana sore sampai malam inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Tak heran cafe ini selalu ramai pengunjung lantaran pemandangan alam yang disuguhkan mampu membius mata. Bagi saya cafe ini selalu bikin candu untuk datang kembali. Suasa dan pemandangan yang disuguhkan mampu melepas penat dari berbagai aktifitas yang ada. Pemandangan alam yang sungguh sangat indah inilah yang mampu membius saya untuk berhenti sejenak dari gadget. Dari sekian banyaknya cafe yang menjamur di kota Marmer ini, cafe 7 bintang menjadi salah satu tempat favorit untuk nongkrong bersama orang terkasih.
              

Minggu, 11 Februari 2024

Tangisan Pejuang Garis Dua

                Sejuknya udara pagi, membuat diri ini harus memaksakan diri untuk terus melakukan serangkaian rutinitas. 2 bulan terakhir ini jadwalku di sekolah relatif lebih fleksibel. Pergantian jadwal ngajar untuk kurmer ditambah Anak² kelas 11 sedang melaksanakan prakerin, membuatku sedikit santai untuk mempersiapkan diri dalam mengajar. Setelah serangkaian rutinitas pagi selesai aku lakukan, sambil nunggu keringnya keringat yang membasahi tubuh, aku ambil gadget untuk sekedar berselancar di sosmed. Secrol berbagai story dari teman² dan para customerku. Namun ada salah satu story yg menarik perhatianku pagi ini. Dimana ada informasi ttg telah ditemukan bayi perempuan di salah satu wilayah di Kota Patria dg kondisi bayi yg masih sehat, gemuk. Diperkirakan bayi ini baru 2 jam an dilahirkan. Ditambah pernyataan gregetan dari si pembuat story. Membaca info ini seketika hatiku menjerit. Lagi dan lagi aku mendengar adanya bayi yang di buang. Seketika aku langsung mengomentari story ini "Mbak Pejuang Garis Dia menangis mendengar info ini".
             Ya Allah Ya Rabb lagi lagi bayi yang tak berdosa ini dibuang oleh orang tua mereka yang tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya. Jiwa kepoku mulai muncul ku cari berita ttg pembuangan bayi ini untuk mengobati rasa penasaranku ttg siapa yang tega membuang bayi mungil ini. Air mata ini tak hentinya mengalir membaca informasi ttg adanya pembuangan bayi yg amat menggemaskan ini. Mengingat, kami yg amat merindukan adanya buah hati di dalam sebuah mahligai pernikahan. Berbagai upaya kami lakukan untuk mewujudkan harapan besar ini. Berbagai cara medis maupun tradisional dilakukan agar bisa menghadirkan buah hati dalam pangkuan. Betapa mirisnya seseorang yang telah Allah kasih amanah malah membuangnya. 
              Banyaknya kasus pembuangan bayi ini, mayoritas disebabkan dari sebuah hubungan gelap yang notabennya para pelaku tidak menginginkan adanya buah hati. Hanya mementingkan kesenangan sesaat. Namun ketika insiden ini terjadi, apakah seyogyanya mereka dg semudah membuang bayi yang tidak berdosa ini???? Apakah tidak ada cara lain untuk menutupi aib yang telah mereka buat. Banyak sekali diluar sana pasangan pasutri yang lagi ikhtiar untuk mendapatkan buah hati yang menjadi pelengkap dalam ikatan rumah tangga mereka.