Malam Nisfu Sya'ban di peringati setiap tanggal 15 Sya'ban. Pada tahun 2024, Malam Nisfu Sya'ban jatuh pada hari Sabtu 24 Februari 20244 setelah magrib hingga minggu tanggal 25 februari 2024 sebelum waktu subuh. Amalan - amalan yang dianjurkan oleh para Ulama pada Malam Nisfu Sya'ban seperti Memperbanyak ibadah sholat Sunnah seperti Sholat Tahajud dan Witir, Membaca Al Qur'an atau membaca Surat Yasin 3 kali (Surat Yasin yang pertama dibaca untuk memohon panjang umur yang barakah dan ketaatan serta dapat istiqamah kepada Allah SWT, Surat Yasin yang kedua untuk memohon dijauhkan dari segala musibah, fitnah, bala atau marabahaya lahir dan batin, Serta Surat Yasin yang ketiga untuk memohon kaya hati yang langsung dari Allah), Memperbanyak do'a dan Dzikir terutama shalawat dan istighfar, Puasa pada tanggal 15 Sya'ban.
Keutamaan Malam Nisfu Sya'ban yang telah dijelaskan dalam beberapa hadits sebagai berikut:
Pertama Lailatul Mubaarokah (Malam Keberkahan). Pada malam pertengahan bulan sya'ban Allah memerintahkan malaikat untuk turun ke langit dunia dan menebarkan kebaikan pada manusia. Pada malam ini jarak antara manusia dan para malaikat sangatlah dekat. Kedekatan inilah yang menjadi keberkahan sendiri yang hanya diberikan kepada Umat Nabi Muhammad.
Kedua malam pembagian takdir. Pada malam ini malaikat turun untuk membagi keberkahan dan kebaikan serta menentukan takdir kepada semua manusia, mulai dari rezeki, jodoh, mulia, hina, pangkat dll.
Ketiga Lailatul Tafqir (Malam dihapusnya Do'a). Pada malam ini Allah mengampuni semua dosa - dosa hamba -Nya selama satu tahun terhitung sejak malam tersebut hingga malam pertengahan bulan sya'ban berikutnya.
Keempat Lailatul Ijabah (Malam dikabulkannya Do'a). Pada malam ini Allah akan menerima semua doa yang dipanjatkan oleh hamba - Nya.
Kelima malam kehidupan (al hayat). Orang yang beribadah kepada Allah pada malam pertengahan bulan Sya'ban, maka Dia tidak akan mematikan hati hamba-Nya ketika hati semua manusia mati. Artinya ketika semua makhluk senang akan dunia dan lupa akan akhirat, maka Allah tidak akan membiarkan orang yang beribadah pada malam tersebut turut terlena dengan dunia.
Keenam Lailatul Iedil Malaaikah (Malam Hari Raya Malaikat). Jika manusia memilik dua hari Agung yang selalu dirayakan setiap tahunnya yaitu Hari Raya Idul Fitri dab Hari Raya Idul Adha, maka malaikat juga memiliki dua hari raya yang selalu mereka rayakan dalam setiap tahunnya yaitu Malam Pertengahan bulan Sya'ban dan malam Lailatul Qadar.
Ketujuh Lailatul Syafa'ah (Malam penuh Syafa'at). Malam ini menjadi malam yang penuh pertolongan dan Syafaat dari Allah SWT.
Semoga Buku Catatan amal kita semua berikutnya bisa lebih baik dan lebih indah lagi. Aamiin Aamiin YRA...
Tulisan yang keren mbak
BalasHapusTerima kasih ibu
BalasHapus